Tugas3_Resume Karakteristik dan Perilaku Konsumen
TUGAS MERANGKUM KARAKTERISTIK dan PERILAKU KONSUMEN
Ditulis untuk Memenuhi Nilai Mata Kuliah E-Commerce
Dosen Pengampu: Widhy Wahyani, S.T., M.T.
Oleh :
Raden Edwin Febi Wicaksono 1853006
PROGRAM
STUDI TEKNIK INDUSTRI D-IV
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT
TEKNOLOGI NASIONAL
MALANG
2020
- Bagaimana wabah covid-19 merubah perilaku konsumen sekarang dan selamanya?
Ketika
dunia memulai memasuki krisis COVID-19 hingga pemulihan dan pembukaan kembali
ekonomi, jelas bahwa periode lockdown telah berdampak besar pada cara hidup
orang. Periode penularan, isolasi diri, dan ketidakpastian ekonomi akan
mengubah cara konsumen berperilaku, dalam beberapa kasus untuk tahun-tahun
mendatang. Perilaku konsumen baru menjangkau semua bidang kehidupan, dari cara
kami bekerja hingga cara kami berbelanja hingga cara kami menghibur diri. Hal
ini juga menjadi sebuah implikasi penting bagi para perusahaan terhadap produk
yang dihasilkan.
Banyak
perubahan jangka panjang dalam perilaku konsumen masih terbentuk, memberi
perusahaan kesempatan untuk membantu membentuk New Normal selanjutnya.
1.
COVID-19 mengubah kehidupan konsumen.
2.
Perubahan perilaku tidak linier dan kelekatannya akan bergantung pada kepuasan
pada pengalaman baru.
3.
Masa Depan adalah SEKARANG.
- COVID-19 mengubah cara konsumen berperilaku di semua bidang kehidupan?
1. Pekerjaan
-
Bangkitnya pengangguran
-
Penurunan konsumsi saat bepergian
-
Kerja jarak jauh
2. Pembelajaran
-
Pengeluaran untuk belajar
-
Pembelajaran jarak jauh
3. Komunikasi dan Informasi
-
Penurunan pengambilan sampel secara langsung
-
Pergeseran konsumsi media
4. Perjalanan dan Mobilitas
-
Pengurangan pengeluaran turis dan ritel perjalanan
-
Peningkatan pariwisata domestic
5. Belanja dan Konsumsi
-
Lonjakan dalam e-commerce
-
Preferensi untuk merek tepercaya
-
Penurunan pengeluaran kebijaksanaan, perdagangan turun
-
Keranjang lebih besar, frekuensi belanja berkurang
- Pindah ke toko yang lebih dekat ke
rumah
- Polarisasi keberlanjutan
6. Hidup di Rumah
-
Bersarang di rumah
-
Lonjakan online
7. Permainan dan Hiburan
-
Preferensi untuk hiburan digital
-
Pergeseran saluran hiburan (mis., bioskop hingga streaming)
- Waktu bermain tambahan
8. Kesehatan dan Kesejahteraan\
-
Fokus pada kesehatan dan kebersihan
-
Akselerasi organik, alami, segar
-
Kebugaran sesuai permintaan
-
E-farmasi & e-dokter dalam skala besar
- Sebagian besar perilaku akan melihat tren perkembangan linier atau bertahan di kondisi normal berikutnya.
Menurut kurva yang ada bahwa dalam
kondisi covid-19 dimasa lockdown nilai GDP menurun, pada tahap vaksin nilai GDP
mulai meningkat dan kembali normal. Namun dari kurva ini belum dapat dipastikan
dalam perilaku konsumen, Hal ini merupakan efek dari lockdown yang dilakukan
oleh negara-negara yang bersangkutan. Beberapa perubahan yang terjadi dapat
berlangsung sementara maupun terus menerus. Misalnya: preferensi hiburan
digital akan berubah seiring berlangsungnya Covid-19, hal ini berlangsung
sementara. Sementara itu, salah satu contoh yang berlangsung secara terus
menerus yaitu perubahan yang terjadi pada setiap orang menjadi lebih peduli
terhadap kesehatan dan kebersihan.
- Perubahan perilaku akan membentuk kembali perjalanan keputusan konsumen dan perusahaan perlu beradaptasi dengan cepat. Pengecer dan perusahaan barang dalam kemasan yang menggunakan periode transisi untuk memikirkan kembali perjalanan keputusan konsumen dapat membentuk kembali perilaku konsumen.
-
Apa yang dibeli konsumen?
Konsumen
kembali percaya kepada merek yang diketahuinya, karena terbatasnya informasi
sebagai dampak pembatasan aktivitas yang dilakukan di luar
-
Dimana tempat konsumen membeli?
Saat
ini semua hal akan dilakukan di rumah.
-
Bagaimana konsumen mendapatkan
informasi?
TV
kembali lagi menjadi pusat informasi di masa sekarang
-
Bagaimana pengalaman yang didapatkan
oleh konsumen?
Konsumen
berusaha mencoba hal-hal baru yang dapat dilakukannya tanpa harus pergi ke
luar.
Pendapat
:
Menurut saya di saat wabah seperti
ini dimana perekonomian mengguncang Indonesia tidak hanya negara kita bahkan
seluruh dunia tentu akan mempengaruhi perilaku konsumen. Dimana konsumen tentu
akan berpikir panjang dalam membeli barang dengan lebih mementingkan kebutuhan
pokok. Perekonomian dapat berjalan normal kembali jika sudah berada di tahap
kehidupan normal di situlah para pengusaha berlomba-lomba untuk membangkitkan
perekonomian. Dan para investor akan meningkat sehingga juga membantu
perekonomian di Indonesia

Komentar
Posting Komentar